Suatu hari aku pernah berkata kepada seseorang kalau aku jatuh cinta, aku selalu tersenyum saat membayangkan tentangnya, aku selalu bahagia, hal yang sulit bagiku terasa selalu mudah. Hanya dengan menatapnya dari kejauhan aku selalu merasa bahagia. Aku tahu, kebahagian itu semu, tapi aku merasa bahagia.
“aku jatuh cinta” ungkapku kepada temanku itu, aku tersipu malu, tapi aku sangat senang
Dia tidak menanyakan kepada siapa aku jatuh cinta, dia hanya tersenyum dengan senyumannya yang sangat manis.
Hingga pada suatu hari
“ini buku untuk ku? Terimakasih”, sepulang dari Bandung dia bawakan aku sebuah buku berukuran minimalis. Buku yang tidak tebal, cukup tipis, dengan warna cover yang sangat manis
Aku senang
Tak sabar akupun baca buku itu perlahan, ku balikan cover buku itu dan aku benar-benar tersenyum sendiri
Aku sangat terharu saat dia memberikan buku itu padaku, aku rasa dia begitu baik dan perhatian. Beruntunglah aku mempunyai teman seperti dia
Perlahan, aku telaah setiap kata yang tertulis dalam buku kecil itu, aku pun selalu tersenyum membaca setiap lembar demi lembar buku itu
Hingga aku temukan bagian buku yang membuktikan bahwa cintaku hanya sebuah kekaguman dan akan hilang seiring dengan berjalannya waktu
Aku sangat beruntung karena tidak mengungkapkannya
Waktu pun terus berlalu
Aku selalu ingat pesan buku itu..
Walau bagaimanapun, tidak ada sebuah hubungan spesial antara lawan jenis yang belum terikat janji suci...
Walau bagaimanapun itu demi menjaga kehormatan kita sebagai muslim sejati yang tidak mengumbar hawa nafsu..
Walau bagaimanapun tidak dibenarkan untuk menggantungkan sebuah hubungan dengan kata
Tunggulah aku beberapa tahun lagi!!!
Walaubagaimanapun, agama ku sangat menjaga kehormatan manusia dengan kebijakan-kebijakan yang terkadang atau malah sering dilanggar oleh manusia yang sebenarnya tahu tapi tidak ingin mengerti.
Walau bagaimanapun, sebesar apapun cintaku pada lawan jenis akan terkalahkan oleh cinta yang hakiki, kalau aku belum mencintaiNya seutuhnya, aku mengetahui kalau Dia mencintaiku disetiap detik dan disetiap detak jantung yang berdebar didadaku.
Walau bagaimanapun, aku harus bisa menahan diriku, melawan musuh terbesar memang sulit, tapi aku yakin aku bisa karena aku punya Dia
Terimakasih untukmu yang memberikan buku itu padaku...aku sangat bersyukur bisa membaca buku itu, tapi sekarang bukunya ga ada. Hilang, di pinjam teman, tapi entah aku lupa siapa dia...:(
Kamu tidak marah kan? Aku yakin kamu tidak marah, karena aku tahu kamu akan merasa senang jika banyak yang membaca buku itu dan menyadari semua hal yang ditulis di dalam buku itu...:)
Bertahun berlalu, aku sekarang mulai mencintai yang harusnya aku cintai dari dulu, aku selalu nyaman, aku merasa tenang, meski cobaan selalu datang bagai ombak yang menerjang karang. Aku ingin selalu kuat menghadapinya.
Bertahun berlalu, aku tahu, sebagai manusia biasa aku akan memerlukan seseorang yang mencintai Nya seperti aku mencintaiNya,
Aku tahu, wanita baik hanya untuk laki-laki baik
Maka kenapa Dia sangat menjaga kehormatan kita.
Suatu saat aku akan menikah, tenang saja mamah, bapak, teman-temanku yang selalu nanya kapan aku pacaran, aku harap kalian tenang, karena pasti aku akan pacaran...PACARAN SETELAH NIKAH!!
^^
(curhat seorang teman...^^)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar