Sabtu, 16 Juli 2011
Satu Kata : CINTA
Cinta, ia adalah kata suci pengikat hati. Ia tak pernah kotor, ia bersih, putih seputih awan dilangit yang biru. Dia sang pemilik cinta tak pernah melarang kita untuk mencintai. Karena sesungguhnya Diapun Maha Cinta. Saat rasa itu membuncah didada. Tak kuasa bibir untuk berkata. Bertahanlah, bersabarlah, karena Allah bersama orang-orang yang sabar. Cinta bisa menjadi anugrah, bisa juga menjadi musibah bahkan dosa yang tak terampuni.
Kita menyaksikan, begitu banyak manusia yang terlena akan cinta. Mereka buta, seolah orang yang di cintainya adalah orang yang terbaik. Matahati mereka tertutup. Tertutup oleh debu yang setiap hari menghinggapinya sehingga sulit untuk dibersihkan. Bersyukurlah bagi engkau yang masih bisa menggunakan matahati dengan jernih. Karena kalau tidak,kau akan sama dengan mereka. Mereka yang terjebak dengan kebahagiaan semu. Kebahagiaan yang mengundang dosa dan kemaksiatan. Mereka sadar tapi hati mereka terkunci. Bahkan, mereka tak segan-segan untuk mengorbankan apapun “atas nama cinta”. Yah..atas nama cinta yang tak halal bagi mereka. Astagfirullah...
PERCAYALAH SEMUA AKAN INDAH PADA WAKTUNYA, percayalah, bahwa cinta yang sejati tak akan menjerumuskan kepada kemaksiatan dan dosa. Justru ia akan membawa pahala bagi kita. Yah, pahala, karena sesungguhnya cinta itu suci. Sebening embun pagi.
INGATLAH KAWAN, wanita yang baik hanya untuk lelaki yang baik. Jangan curang, kalau kau menginginkan sesuatu yang baik, maka kau pun harus baik. Karena jodoh kita adalah cerminan diri kita. Allah itu maha adil Kawan. Allah itu tidak bisa dibohongi. Allah itu Maha Tahu.
Sekarang, coba renungkan, atas dasar apa kau mencintai seseorang? Apa karena dia cantik? Ganteng? Kaya? Atau karena dia terkenal? Semuanya akan hilang kawan. Semua itu tak bisa di bawa sampai mati.
Cintailah orang yang mencintai yang Maha Cinta. Cintailah orang yang takut akan murka yang Maha Perkasa. Tidak perlu kau sebut nama, tidak perlu pula kau mengharapkan seseorang. Karena jodoh mu itu sudah tertulis di sana. Ingatlah, kawan, siapun jodoh kita, jika kita sudah berusaha maksimal di hadapan Allah, kita akan ikhlas meerima siapapun yang Allah gariskan untuk hidup kita.
JAGALAH CINTA KITA, JAGALAH KESUCIANNYA, jangan kau biarkan ia kotor, jangan kau biarkan ia ternodai. Ternodai karena kita salah melangkah. Jika ada yang sadar salah melangkah, putar balik, arahkan kemudi pada jalan lurus yang harusnya kau tempuh.
SELAMAT bagi kamu yang bisa menjaga kesuciaan CINTA, sampai pada waktunya janji suci itu terucap. Membahana disetiap relung jiwamu dan kau akan dapatkan CINTA itu idah..:)
Pondok Peradaban, 16/07/2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar