Kamis, 10 Mei 2012
Tentang Jiwa
"Jika Kesunyian tak mampu menghadirkan ketenangan, jika sujud dan ruku kita tak lagi mendatangkan ketentraman dan kesejukan jiwa, ada yang perlu kita tengok dalam diri kita. Kita perlu mengambil jarak dan melakukan hentian sejenak dari kesibukan-kesibukan yang terus memacu kita untuk berlari. Kita perlu mencari kejernihan ditengah hiruk pikuk kehidupan maupun MIMPI-MIMPI kita"
"Jika bertambahanya rezeki tak menambah kebahagiaan, ketenangan dan kekusyukan, ada yang perlu kita periksa sejenak. Atas sedekah dan ibadah kita, ada yang perlu kita cermati dengan jernih barangkali ada salah niat yang terselip. Atas berlimpahnya harta yang tak menambah keteduhan hati dan kesejukan jiwa, ada yang perlu kita renungi, tentang diri sendiri, tentang tetangga kita, tentang doa-doa kita serta berbagai hal yang berkaitan hubungan kita dengan Allah Ta'ala maupun hubungan dengan sesama"
"Ambilah jarak, luangkan waktu dan lakukan hentian sejenak....semoga kita dapat menemukan ketenangan di tengah kesibukan"
---Mencari Ketenangan di Tengah Kesibukan(Mohammad Fauzil Adhim)---
#yaah...kita perlu berhenti sejenak, mengambil jarak dan merenung atas semua yang terjadi pada kita, bisa jadi jiwa kita sudah terlalu lelah, jiwa kita sudah terlalu letih menjalani kesibukan kita, atau bisa jadi jika kita tidak sibuk, kita begitu lelah dengan MIMPI-MIMPI yang ingin kita capai..
#Mungkin kita terlalu lelah mengejar MIMPI-MIMPI kita, mengejar TARGET-TARGET hidup kita, berhentilah sejenak untuk kemudian melanjutkan perjalanan hidup kita, berhentilah..menepilah..
#Karena tidak mungkin kita terus berjalan jika jiwa kita rapuh, karena tidak mungkin jika kita ingin memperbaiki umat ini jika jiwa kita sendiri kering kerontang dan tak bermakna,berhentilah..menepilah..
#umat ini, tak akan bisa disentuh oleh manusia-manusia yang berjiwa kotor, dengan prasangka yang tidak baik, dengan kata-kata yang tidak bijak,
berhentillah..menepilah..
#sebuah keharusan kita bersikap tegas, namun tegas tidak berarti kasar, tegas tidak berarti menghardik, berhentilah..menepilah
#berhentilah sejenak, untuk kemudian melanjutkan perjalanan-perjalalan panjang kita, episode-episode kehidupan kita, cerita-cerita kita, kehidupan-kehidupan kita,
dan bersiap-siaplah, karena
"KEWAJIBAN KITA LEBIH BANYAK DARI WAKTU YANG TERSEDIA"
--untuk mu, para pejuang--
Pondok Peradaban, 11 Mei 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Assalamu'alaikum siti.... ^^
BalasHapuswaalaikumussalam teteh...^0^
BalasHapussiti...
BalasHapus